Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka, Kerjasama MIT Ar Roihan dengan Penerbit Erlangga

Tahun ajaran 2024/2025 yang akan datang merupakan tahun ketiga bagi MIT Ar Roihan menggunakan Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum madrasah. Terbagi dalam tiga tahap, yakni pada tahun ajaran 2022/2023 Kurikulum Merdeka digunakan oleh Kelas 1 dan 4; lalu tahun ajaran 2023/2024 disusul dengan jenjang Kelas 2 dan 5, dan pada tahun ajaran 2024/2025 jenjang Kelas 3 dan 6 resmi menyusul jenjang terdahulu untuk menggunakan Kurikulum Merdeka.

Sebagaimana diketahui bersama Kurikulum Merdeka merupakan inisiatif terbaru dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kurikulum ini dirancang untuk memberikan kebebasan lebih kepada sekolah dan guru dalam mengembangkan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Berdasarkan paparan di atas, rasanya akan kurang sempurna jika MIT Ar Roihan tidak menyelenggarakan pemantapan persiapan implementasi Kurikulum Merdeka bagi jenjang Kelas 3 dan 6, yang rencananya tahun ajaran mendatang akan mengaplikasikan rangkaian kurikulum tersebut secata keseluruhan. Hal inilah yang menjadi dasar kerjasama Madrasah dan Penerbit Erlangga, mendapuk Heru Mujiono, M.Pd untuk hadir menjadi Narasumber Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka, bagi empat puluh sembilan guru yang mengajar di jenjang Kelas 3 dan 6. Kegiatan yang dibuka oleh Dr. Lailil Qomariyah, M.Pd.; selaku Kepala Madrasah, berlangsung pada Hari Sabtu (6/7) mulai pukul 08.00 – 15.00 wib, bertempat di ruang pertemuan madrasah.

Bimbingan teknis kurikulum merdeka bertujuan untuk membantu para guru dan tenaga pendidik memahami dan menerapkan kurikulum baru ini dengan lebih efektif. Melalui bimbingan teknis, para guru mendapatkan panduan praktis dan pelatihan langsung yang dapat meningkatkan kompetensi mereka dalam mengelola kelas dan menyusun rencana pembelajaran. Diantara kegiatan dalam bimbingan teknis ini meliputi, penjabaran CP; TP; dan ATP, teknis penyusan Program Tahunan; Program Semester; dan Rekap Daftar penilaian, penyusunan modul pembelajaran, asesmen diferensiasi, pemetaan dimensi P5PPRA, dan lain sebagainya.

Penyelenggarana pelatihan dan bimbingan teknis Kurikulum Merdeka secara berkelanjutan, menjadi bukti bawha pihak madrasah mendukung penuh dengan memberikan waktu dan kesempatan kepada guru untuk selalu belajar dan mengembangkan kompetensi diri. Kegiatan ini sekaligus menyiratkan makna bahwa kerja sama yang baik antara pemerintah dan sekolah sangat penting untuk kesuksesan kurikulum merdeka.

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *