KKL MAHASISWA PGMI UNIVERSITAS WAHID HASYIM SEMARANG

Dengan memakai jas almamater warna hijau, sebanyak 40 mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Wahid Hasyim Semarang mengadakan kuliah kerja lapangan (KKL) di MIT Ar Roihan Lawang. Rombongan yang datang dengan satu bis ini tiba di MIT Ar Roihan pukul 08.30 WIB  pada Sabtu, 6 Agustus 2016.

Bersama ketua rombongan Dr. Sari Herinawati, M.Pd., mahasiswa dan mahasiswi PGMI Universitas Wahid Hasyim ini berniat ingin menimba ilmu dari MIT Ar Roihan Lawang yang dirasa cukup sukses dan terkenal.

Dalam sambutannya, ketua  rombongan mengatakan bahwa keinginan untuk berkunjung ke MIT Ar Roihan bersama dengan mahasiswanya sudah direncanakan jauh-jauh hari. Hal ini dikarenakan dari sebuah pertanyaan yang cukup menggelitik bagaimana mengelola sebuah madrasah swasta yang dalam relatif cepat dapat menjadi madrasah ibtidaiyah unggulan. Karena itulah mengajak mahasiswa PGMI berkunjung di madrasah ini dianggap tepat sebagai pembelajaran langsung di lapangan.

Sementara itu ibu Lailil Qomariyah, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Ar Roihan mengungkapkan pentingnya semangat dan motivasi dalam mengelola dan membangun madrasah. Selalu saja ada tantangan di depan yang dihadapi, tetapi dengan kerja keras dan usaha yang sungguh-sungguh serta doa tulus, semuanya bisa dilalui berkat pertolongan Allah SWT.

Pada kesempatan itu juga ditandatangani MOU kerja sama antara Universitas Wahid Hasyim Semarang dengan MIT Ar Roihan. Termasuk di dalamnya penelitian mahasiswa dan nara sumber pendidikan di antara kedua belah pihak.

Selanjutnya rombongan mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok untuk berkunjung ke kelas-kelas dan kantor. Wakil kepala sekolah bidang kurikulum, koordinator litbang, humas, sarpras, dan tahfidz disiapkan untuk memuaskan pertanyaan-pertanyaan dari seluruh mahasiswa yang ada.

Himamatul Aulia (20 tahun) mahasiswi PGMI Universitas Wahid Hasyim Semarang mengatakan sangat beruntung bisa berkunjung di MIT Ar Roihan yang terlihat sederhana dari luar namun mampu menjadi madrasah unggul yang dipercaya masyarakat luas berkat prestasi dan pelayanannya. “Tentu ini (kunjungan lapangan) jadi pembelajaran yang berharga bagi kami yang bercita-cita menjadi guru MI,” ungkapnya.

Dan semoga kuliah kerja lapangan ini tidak hanya berhenti di sini saja, tetapi dapat dilanjutkan dalam sinergi kerja sama yang lebih baik lagi.

 

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *