SISWA MI TERPADU AR-ROIHAN RAIH JUARA NASIONAL KOMIK TERPOLA CERDAS BERKARAKTER KEMENDIKBUD TAHUN 2020

Kebahagiaan jelas tergambar di raut muka Nawwaf Al-Fatih, kelas 4 Thoif Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Ar-Roihan Lawang Malang, saat mengetahui paket hadiah yang telah dinantikannya telah tiba di rumahnya pada Sabtu (1/8). Ini adalah paket hadiah berupa laptop lenovo dari lomba tingkat nasional komik terpola Cerdas Berkarakter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tahun 2020.

Nawwaf Al-Fatih (9 tahun) memenangi hadiah ke-dua setelah menyisihkan peserta lainnya dari seluruh Indonesia, bahkan ada juga dari warga negara Indonesia yang berada di luar negeri. Anak lelaki yang hobi mengutak-atik onderdil mainan dan lego ini membuat naskah komik terpola dengan tema gotong royong dalam keluarga. Komik terpola dengan judul Keluarga Pancasila yang ditulis bocah lelaki itu menceritakan tentang seorang anak lelaki yang hampir putus asa karena prakarya lambang burung Garuda Pancasila yang dibuatnya belum selesai dikerjakan. Padahal besok adalah tenggat waktu untuk mengumpulkan prakarya tersebut. Melalui bantuan ibu, kakak perempuan, dan ayahnya, akhirnya lambang Garuda Pancasila dapat disatukan dan prakarya anak tersebut dapat dikerjakan dengan tuntas.

Cerdas Berkarakter Kemendikbud sebagai penyelenggara lomba merupakan situs yang berisi gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Nilai-nilai utama PPK adalah religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, integritas. Nilai-nilai ini  ingin  ditanamkan  dan dipraktikkan melalui sistem pendidikan nasional agar diketahui, dipahami, dan diterapkan di seluruh sendi kehidupan di sekolah dan di masyarakat. PPK lahir karena kesadaran akan tantangan ke depan yang semakin kompleks dan tidak pasti, namun sekaligus melihat ada banyak harapan bagi masa depan bangsa. Hal ini menuntut lembaga pendidikan untuk mempersiapkan peserta didik secara keilmuan dan kepribadian, berupa individu-individu yang kokoh dalam nilai-nilai moral, spiritual dan keilmuan. Sehingga tujuan dari lomba komik terpola ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam penguatan pendidikan karakter.

“Tidak menyangka bisa menang karena Nawwaf hanya ikut-ikutan saja sebagai penggembira,” kenang Redite ayah Nawwaf. Namun dengan keberhasilannya ini semakin mendukung bocah lelaki menyukai tontonan mekanik alat berat untuk lebih banyak belajar dan mengasah kemampuannya dalam bidang-bidang lain. Selain baru saja memenangkan lomba nasional komik terpola, anak lelaki kelahiran Malang 9 tahun silam itu juga pernah memenangkan juara 2 robotik tingkat regional kategori construction Creative Kids di Malang tahun 2019 dan finalis Lomba Pameran Karya Tulis Ilmiah tingkat nasional di SMAIT Al-Irsyad Purwokerto pada tahun 2020.

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *